,

Dimakamkan Tanpa Prosedur Resmi, Kasus Kematian ART di Manokwari Diusut Polisi

oleh -617 Dilihat

News Manokwari – Kasus kematian seorang perempuan bernama Ingrid (60) yang diduga bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di sebuah wisma kawasan Pasar Wosi, Manokwari Barat, kini tengah diusut oleh kepolisian. Jenazah korban sempat nyaris dimakamkan tanpa prosedur resmi, memicu kecurigaan warga hingga akhirnya dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Soal 'Jenazah' Mencurigakan di TPU Pasir Putih, Polresta Manokwari: Ada  Dugaan Pembunuhan - Tribunpapuabarat.com
Dimakamkan Tanpa Prosedur Resmi, Kasus Kematian ART di Manokwari Diusut Polisi

Peristiwa ini mencuat setelah warga menemukan sejumlah kejanggalan terkait permintaan penggalian liang lahat serta pergerakan mencurigakan sebuah mobil yang membawa jenazah korban. Kasus tersebut terjadi pada rangkaian waktu antara Jumat hingga Sabtu, 28–29 November 2025.

Kecurigaan Bermula dari Permintaan Gali Kubur

Kecurigaan warga bermula saat seorang pemuda di kawasan Pasir Putih diminta untuk menggali liang lahat tanpa penjelasan yang jelas pada Jumat (28/11/2025). Permintaan tersebut menimbulkan tanda tanya karena tidak disertai informasi resmi mengenai kematian maupun administrasi pemakaman.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan permintaan tersebut.
“Kami bertanya-tanya, kenapa tiba-tiba diminta gali kubur tanpa ada pemberitahuan resmi dari pihak keluarga atau RT setempat,” ujarnya.

Baca Juga : Sub Suku Mpur Mawabuan gelar pra Musdat di Kampung Wausin

Jenazah Dibawa Menggunakan Mobil dari Wisma

Berdasarkan informasi dari warga, pemilik wisma berinisial Koko dan Ci, bersama seorang anaknya berinisial B, diduga membawa jenazah Ingrid menggunakan sebuah mobil Innova hitam. Mobil tersebut keluar dari wisma pada Sabtu dini hari dan bergerak menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasir Putih pada Sabtu (29/11/2025) pagi.

Pergerakan kendaraan tersebut kembali menimbulkan kecurigaan warga karena dilakukan secara tertutup dan tanpa prosedur administrasi pemakaman yang lazim. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Menindaklanjuti laporan masyarakat, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi wisma dan TPU Pasir Putih. Polisi juga mengamankan sejumlah pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut untuk dimintai keterangan.

“Kami masih mendalami kronologi kejadian dan penyebab kematian korban. Semua pihak terkait akan kami periksa untuk memastikan tidak ada unsur pidana,” ujar salah seorang petugas kepolisian di Manokwari.

Hingga saat ini, status kematian Ingrid masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindak pidana.

Warga Minta Proses Hukum Transparan

Kasus ini menyita perhatian masyarakat Manokwari. Warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut secara transparan dan profesional.

“Kami minta kasus ini dibuka seterang-terangnya agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” kata salah seorang tokoh warga Pasir Putih.

Polisi memastikan akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik setelah proses pemeriksaan dan pengumpulan bukti rampung.

BRIMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.