,

Pemkab Manokwari Siapkan Solusi Bangun Pabrik Pengolahan Sawit

oleh -621 Dilihat

News Manokwari – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi kendala pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit rakyat yang selama ini terhambat oleh keterbatasan modal dan lahan produktif.

Pabrik Kelapa Sawit Rakyat di Manokwari Ditargetkan Beroperasi Medio 2025
Pemkab Manokwari Siapkan Solusi Bangun Pabrik Pengolahan Sawit

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manokwari, Serdion Rahawarin, mengatakan pemerintah daerah kini memfokuskan upaya pada perluasan lahan serta mendorong kemitraan antara koperasi petani sawit dan pihak investor.

Fokus pada Kemitraan dan Efisiensi Produksi

Menurut Serdion, pemerintah daerah menilai pentingnya peran investor dalam memperkuat kapasitas pengolahan hasil perkebunan sawit masyarakat. Melalui pola kemitraan, petani akan memperoleh akses terhadap pembiayaan, teknologi pengolahan, dan pasar yang lebih stabil.

“Selama ini banyak petani sawit di Manokwari kesulitan menjual tandan buah segar karena tidak adanya pabrik pengolahan di wilayah ini. Dengan adanya kemitraan, pabrik bisa segera dibangun dan produksi sawit rakyat bisa terserap,” ujarnya di Manokwari, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga : Warga tiga distrik di Manokwari butuh pabrik sawit rakyat

Ia menjelaskan, Pemkab Manokwari telah mengidentifikasi beberapa titik lahan potensial yang dapat dikembangkan untuk mendukung pendirian pabrik pengolahan kelapa sawit. Pemerintah juga menyiapkan skema kerja sama yang menguntungkan bagi petani dan investor agar proyek tersebut berkelanjutan.

Dukungan Infrastruktur dan Perizinan

Selain aspek kemitraan, Pemkab Manokwari juga berupaya mempercepat penyediaan infrastruktur penunjang seperti jalan produksi, listrik, dan akses ke pelabuhan untuk memperlancar distribusi hasil perkebunan.

“Kami juga melakukan koordinasi lintas sektor agar proses perizinan dan penetapan lokasi bisa dipercepat. Targetnya, pembangunan pabrik pengolahan sawit ini mulai berjalan pada tahun depan,” kata Serdion.

Dorong Kemandirian Ekonomi Petani

Lebih lanjut, Serdion menegaskan bahwa kehadiran pabrik sawit rakyat akan menjadi langkah penting menuju kemandirian ekonomi petani di Manokwari. Selama ini, banyak hasil panen masyarakat belum termanfaatkan secara optimal akibat minimnya fasilitas pengolahan.

“Kalau pabrik sudah ada, nilai tambah dari sawit bisa dirasakan langsung oleh petani. Ini juga akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan sentra sawit,” ujarnya.

Pemkab Manokwari berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah provinsi dan kementerian terkait, agar rencana pembangunan pabrik sawit rakyat ini dapat terealisasi sesuai target.

BRIMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.